Review: Kingston’s 1Gb U3 Flash disk

Gw mulai punya flashdisk U3 ini 27 Juli 2006. Pertama kenal dengan teknologi/format U3 ini melalui flashdisknya Mas Djati, merk Axia. sampai akhirnya gw memutuskan untuk beli sendiri :)

U3 ini memiliki kelebihan sebagai portable workspace. Portable harddisk dengan built-in OS (berasanya seperti gitu). Ada sofwer2 yang bisa diinstall langsung ke flashdisk, sehingga dapat langsung digunakan di mana saja, dan kapan saja (asal ada komputer yang mendukungnya). Contohnya, gw seneng make firefox ketimbang IE. Nah, dengan make flashdisk U3, tinggal colok, dan gw bisa make firefox yang sudah diinstal di dalamnya.

Begitu pula dengan skype. Bahkan ada openoffice versi U3 :)

Begitu dihubungkan dengan USB port, butuh waktu yang cukup lama, lebih lama ketimbang flashdisk biasa, karena ia dikenali oleh komputer sebagai dua devices, CD ROM Drive, dan Portable storage.

Konsekwensinya, tidak seluruh 1Gb dapat dipergunakan untuk lalu lintas data, karena sebagian digunakan untuk sofwer bawaannya. Dan ada satu hal yang lebih menyebalkan, kadangkala tidak dapat dikenali oleh beberapa komputer. Sampe saat ini gw juga belum tau apa sebabnya :D

Kelemahan lainnya dari produk kingston ini adalah tutupnya yang "lepasan". jadi resiko hilang masih tetap ada.

Kesimpulannya, kalau memang punya kebutuhan akan portable workspace, silahkan pindah ke format U3, tapi kalau flashdisknya hanya, dan hanya untuk mindah-mindahin data, tetaplah bertahan dengan format tradisional :).

2 Responses to “Review: Kingston’s 1Gb U3 Flash disk”

  1. Teddy Says:

    kalau suka firefox, pilih portable firefox tidak harus diinstall dulu.

  2. Anwar Says:

    Maksudku juga gitu Ted… kan diinstall di U3nya :) ato maksutlo protable firefox gak perlu donlot/install di manapun?

Leave a Reply