Archive for August, 2006

Review: Pirates of the Caribbean 2, Dead man’s chest.

Friday, August 11th, 2006

Film panjang… dan sangat mirip dengan Star Wars Episode V: The Empire strikes back. sebuah papan loncat

untuk mencapai klimaks di film lanjutan.

Kesimpulan: menyenangkan, adegan adu pedangnya menarik, dan banyak kelucuan-kelucuan di dalamnya. tapi ya itulah…

kurang kreatif.

Review: Miami Vice, the movie

Friday, August 11th, 2006

Kalau saja film ini tidak mencatut nama "Miami Vice", mungkin gw akan menganggap film ini sebuah film yang biasa saja. sebuah remake dari Bad Boys II, tanpa adegan kejar-kejaran, tanpa aksi tembak-tembakan yang menegangkan, tanpa comic relief, tanpa klimaks.

Miami: mendengarkan kata itu langsung kita mikir: pantai, bikinis, the sun. Gak ada sama sekali di versi layar lebarnya.

Yang gw inget dari Miami Vice the series, adalah warna-warnanya. Cerita aksi polisi yang gelap, namun tampak ceria. Tak ada semangat yang sama di versi layar lebarnya. semua tampak begitu serius, tapi tak ada karakter yang diperkenalkan dengan dalam. Apa yang menjadi motif mereka untuk bertindak, semua hanya kilasan dan rekaan. Versi layar lebarnya mengharapkan penonton mengenal siapa karakter yang ada dalam ceritanya melalui versi layar kaca.

Kesimpulannya, film ini maksa. abis.

Review: Kingston’s 1Gb U3 Flash disk

Friday, August 11th, 2006

Gw mulai punya flashdisk U3 ini 27 Juli 2006. Pertama kenal dengan teknologi/format U3 ini melalui flashdisknya Mas Djati, merk Axia. sampai akhirnya gw memutuskan untuk beli sendiri :)

U3 ini memiliki kelebihan sebagai portable workspace. Portable harddisk dengan built-in OS (berasanya seperti gitu). Ada sofwer2 yang bisa diinstall langsung ke flashdisk, sehingga dapat langsung digunakan di mana saja, dan kapan saja (asal ada komputer yang mendukungnya). Contohnya, gw seneng make firefox ketimbang IE. Nah, dengan make flashdisk U3, tinggal colok, dan gw bisa make firefox yang sudah diinstal di dalamnya.

Begitu pula dengan skype. Bahkan ada openoffice versi U3 :)

Begitu dihubungkan dengan USB port, butuh waktu yang cukup lama, lebih lama ketimbang flashdisk biasa, karena ia dikenali oleh komputer sebagai dua devices, CD ROM Drive, dan Portable storage.

Konsekwensinya, tidak seluruh 1Gb dapat dipergunakan untuk lalu lintas data, karena sebagian digunakan untuk sofwer bawaannya. Dan ada satu hal yang lebih menyebalkan, kadangkala tidak dapat dikenali oleh beberapa komputer. Sampe saat ini gw juga belum tau apa sebabnya :D

Kelemahan lainnya dari produk kingston ini adalah tutupnya yang "lepasan". jadi resiko hilang masih tetap ada.

Kesimpulannya, kalau memang punya kebutuhan akan portable workspace, silahkan pindah ke format U3, tapi kalau flashdisknya hanya, dan hanya untuk mindah-mindahin data, tetaplah bertahan dengan format tradisional :).