review: Dan Brown’s Da Vinci Code

Akhirnya, setelah satu tahun berlalu (kira-kira) gw baca juga tuh tulisan (memang gak gw tulis buku, karena gw gak baca dalam bentuk buku "buku").

Setelah banyak orang bilang bagus ceritanya, dan puja puji lainnya. kok setelah gw sampai akhir ceritanya gw cuman bilang "terus?" bukunya kosong… Gak banyak hal yang baru dari buku ini dari segi cerita dan alur. Standar… plot twists yang ada ya biasa.

Cerita ini jadi menarik karena "teori-teori" yang dibawanya. Coba, minus teori cover ups oleh Vatikan dalam buku itu, apa banyak yang bakal tertarik membaca tulisannya? Banyak yang membeli/membaca karena hanya ingin mengkaji apa isinya, tapi berapa persen dari orang-orang itu yang melakukan tindak lanjut? Membaca buku-buku lainnya tentang cawan suci? Berapa yang menerima mentah-mentah.

Well, Dan Brown’s Da Vinci Code adalah karya fiksi. Itu yang gw dapet dari mbaca tulisannya. Dan bukanlah fiksi yang sangat bagus.

3 Responses to “review: Dan Brown’s Da Vinci Code”

  1. Rini Says:

    Yaaaaaaaaaah…tapi gue suka banget buku ini…gimana dong? :)hehehehe.

  2. Anwar Says:

    Masalah selera memang susah diperbandingkan.

    Kan jadi keliatan perbedaan antara elu dan gue :)

  3. Vini Says:

    saya setuju sekali sama anwar……selain menyesatkan org2 yg gak ngerti, buku ini gak ada kaidahnya sama sekali…aku gak dapet apa2 dari buku ini :( just a waste of time….again…its a personal opinion….terus kalo baca bku dan brown yg laen (aku hampir baca semua lo hehehehe) itu tuh ceritanya sama semua…sesosok insan yg menyelamatkan dunia….basi amat gitu….di angel and demons, banyak teori fisikanya, krn aku gak ngerti fisika, aku gak ngerti sama sekali si mr brown ini mau ngomong apa seh, sampe belain aku nanya temen aku si phd fisika….and dia bilang itu teori semua horsesh24…:(
    anyways….glad to hear your opinion war…

Leave a Reply