review awal: Dell Axim X3i+
Akhirnya, setelah menghabiskan waktu berjam-jam menunggu sendirian di tempat nyaman dengan ditemani segelas teh dingin dan setengah lusin kue donat (gw jadi inget Achiet, Hai Chiet!) bulatlah tekadku untuk memiliki alat tulis tersebut.
Gw ngeliat model tersebut sekira dua bulan yang lalu. Menarik perhatian karena:
a. Bluetooth enabled
b. Wi-fi enabled
c. harganya relatif murah (se-ipod Nano lah)
d. Windows Mobile 2003
e. bukan PDA-phone
Kenapa justru karena bukan PDA-phone? Karena gw pengen punya opsi untuk mengganti ponsel gw di masa yang akan datang plus kalau salah satu device gw kehabisan batere, gw gak perlu bingung (i.e. PDA mati, gw masih bisa telefon/text orang lain, bisa dengerin musik, dll…; 6230i mati, gw masih bisa kirim imel (kalo ada jaringan), dengerin musik, dll.)
X3i+ ini cukup ringan, rasanya seringan 6230i gw. Fiturnya? seperti layaknya Windows Mobile Devices lainnya… gak ada yang aneh dari situ.
Nyambung dan tukar menukar file dengan 6230i pun tak ada masalah… langsung dikenali, dikawinkan, dan tukar menukar data, hanya saja belum bisa untuk GPRS browsing. ada ide?
Untuk WiFi belum dicoba, insya Allah dalam wiken ini nyoba. Biayanya cukup besar sih (kalo resmi, 160 per menit).
Sepertinya dengan penggunaan awal gw (tes video, dengerin file musik, transfer data via bluetooth, masukin informasi, main game), baterenya akan bisa bertahan hingga 2 hari. Tapi setting yang gw gunain powersave abis… underclocking, killing the beam, dan dimming the backlight.
Paket penjualannya termasuk garansi 1 tahun (distributor/toko), CD copyan (makanya gw yakin ni barang masuk BM :))), USB Cradle, Charger, buku petunjuk penggunaan yang tebel bener, leather case, dan instal sofwer di toko penjual ;).
Untuk kedepannya gw mesti nyari SD card (MMC 64MB gw kok gak ketemu yah?), hotsync cable, dan bluetooth keyboard. Hmmh… mesti nabung lagi nih.