solidaritas masyarakat kantoran untuk kebebasan berkomunikasi

Yaps… judulnya hanya sekedar wishful thinking.

masa-masa awal gw berkenalan dengan internet, sempet marak "gerakan pita biru". Gerakan itu disebabkan oleh rencana pemerintah AS untuk menutup situs-situs yang menyediakan konten pornografi. Kebebasan Mengemukakan Pendapat secara Online.

Nah… yang mirip dengan itu skrg terjadi di kehidupan gw. Server kantor menolak sambungan ke friendster. Termasuk sambungan ke situs blog ini. jadi susahlah gw untuk nge-update real time… ciee realtime

untuk pindah ke server lain, males juga… rada ribet soalnya (gw kan newbie).

Awal gw join, YM diblok, gak masalah lah… masih ada alternatifnya. tapi begitu friendster dan anak-anaknya diblok… hmmh… gak ngerti deh gw.

YM diblok karena itu komunikasi dua arah. dan bisa dipake untuk megirimkan data-data sensitif. gw ngerti security risknya. cuman nih ya… friendster? bisa apa?

moso iya gw mau mindai informasi rahasia (kayak di kantor ada pemindai aja), terus gw upload sebagai foto? ato gw pasang di bulletin board? hmm?

time consuming? yeah rightrequest nota dinas dan kajian kepada gw buat Insya Allah gak terganggu kok dgn adanya friendster selama ini. Kecuali Lapming… itu  juga bukan karena friendster :D

oh well. gw yakin banyak temen-temen gw yang mengalami hal yang sama.

saatnya untuk bertindak? ;)

2 Responses to “solidaritas masyarakat kantoran untuk kebebasan berkomunikasi”

  1. ade Says:

    pantes … mr smile-nya ga pernah nyala.
    gpp…ade pikir cuma kantor ade aja yang parah.
    blognya mas ga bisa kebaca. kata servernya “contains some pornography ….”
    hah … beneran, bang?

  2. Anwar Says:

    Kira-kira? emang tampak berporno ria nih? begitulah kalau kantor pake software censorship. gak bisa obyektif dan tepat. selengkapnya bisa dilihat di http://www.eff.org/Censorship/Censorware

Leave a Reply