Selamat Jalan Danu
Masa-masa SMA katanya adalah masa yang paling indah. Bagi gw pribadi, masa SMA merupakan masa-masa kritis dalam pembentukan jiwa gw. Gw yang sekarang ini tak terlepas dari kegilaan-kegilaan masa SMA gw. Pemikiran-pemikiran idealis dan seringkali out of the box dari temen-temen gw.
Muhammad Danu Fathahillah Kusmana. Sosok orang yang "gila". Gw ngeliat Danu sebagai idealis sejati. dia punya banyak ide-ide cemerlang, dan punya keinginan kuat untuk mewujudkan mereka.
Interaksi antara gw dan Danu dimulai sejak kami sama-sama masuk ekskul fotografi. Dia adalah fotografer terbaik di angkatan gw. Dia adalah orang pertama di angkatan gw yang benar-benar gemar fotografi… portfolionya mengagumkan. A real talented photographer. Idealismenya membuat dirinya bukan menjadi bagian dari ekskul itu. Kami berbeda jalan. Dia jadi free-agent, gw tetep di ekskul, trying my best to catch up to him.
Danu banyak muncul dengan ide-ide brilyan nan gila. Mengaktifkan kembali radio sekolah, bikin kelompok dance cowok, bikin diskusi fotografi SMA se-jakarta, dan banyak lagi. A natural born leader. A man on a mission. Semua yang pernah dekat dan bersentuhan dengannya akan menyatakan hal yang sama.
Banyak cerita-cerita gila yang gw alamin selama masa SMA. banyak kenangan gw tentang dia. ketika pada hari pengumuman UMPTN Danu muncul njemput gw dengan kepala yang plontos. ketika pada awal-awal kehidupan kuliah kami Danu maen ke rumah gw dan dengan cengengesan khasnya bilang "Gila, gw dapet E" dengan gayanya yang happy go lucky itu. not a care in the world.
Kehidupan kuliah memisahkan kita. dia akhirnya pergi ke Belanda, gw tetep di Indonesia. selain mendengar berita-berita tentang Danu, bertegur sapa sejenak lewat friendster, that’s about it. Setelah itu hanya tiga kali gw ketemu lagi sama Danu. Di Pernikahannya, sekembalinya dia dari belanda (ketemu gak disangka di Blok S), dan pada saat gw menjenguk anak laki-lakinya yang baru lahir. Danu tetaplah Danu. dengan senyum dan gayanya yang khas. He’s a father.
kemudian pada hari Sabtu, 18 Maret 2006, 23:18 WIB, gw dapet sms dari Dona Iwan, "Innalillahi wainnailaihi raji’un. Tlh meninggal dunia sahabat kita Danu Kusmana hr ini krn kecelakaan motor di Kedunghaur. Indramayu. Mohon doanya".
Innalillahi wainnailaihi raji’un. Semua kembali pada-Nya.
Then the line went crazy. Semua yang gw kabarin gak percaya hal itu terjadi. Tapi demikianlah keadaannya.
begini ceritanya dari milis moge (by way of Rangga dan milis alumni96-sma28)
Cirebon - Kandanghaur
dari cirebon di pertigaan indocement, kami belok kanan.. saya inget persis kalau rute ini adalah rute yang sama yang saya lewati dulu bersama Om Bob ditahun 2005 ketika kami juga kembali dari Jogja..
mulanya sih rute cukup baik..tapi lama-lama kok jalan-nya tambah parah ! bukan hanya membuat pantat yang pegel jadi tambah pegel… tapi juga bikin jadi sakit rasanya..
mau lewat arah Balongan..saya ngga tau jalan-nya… mau lewat indramayu saya juga ngga tau… dan kalo balik muternya dah jauh banget…
sempet juga nawarin ke Alm Danu apakah mo istirahat apa mo gimana.. dijawab "terus aja deh"..
nah..memasuki Kandanghaur inilah petaka itu terjadi.. saya sudah ada 500 meter didepan.. berhubung Alm tertinggal dibelakang.. saya mengurangi kecepatan sambil menunggu… tapi kok lama-lama ngga muncul-muncul..akhirnya saya menepi dipinggir jalan..
lama menunggu..saya dihampiri oleh kendaraan yang tadi saya dahului..
penumpang mobil tsb datang menghampiri dan bertanya..
"Pak..Bapak temen-nya yang motor Harley itu ya..?"
"Benar Pak..ada apa ya..?" sahut saya
"Teman Bapak kecelakaan…ada dikolong truk…"
"Astaghfirullah hal adzim…..ada dimana pak kecelakaannnya..kondisi Bagaimana….?" tanya saya kembali..
"lokasinya ada didepan SMP Kandanghaur…kondisinya saya kurang tau..tapi sudah ada Petugas disana…"
"Terima kasih pak..kalau begitu saya segera meluncur…"
saya pun langsung meluncur kesana..
ketika tiba, saya langsung bertanya dimana korban tersebut kepada petugasnya.. saya diberitahu bahwa korban saat itu ada di puskesmas…
dan saya mendapati sudah terlentang diatas ambulan…
ketika saya periksa.. Inna Lillahi Waina Ilahi Roji’un… saya terdiam lemas…sama sekali tak menyangka kalau jenazah yang ada didepan saya adalah kawan saya yang tak sampai 2 jam lalu masih minum bareng di SPBU Cirebon…==seperti ditulis oleh GusSur, rekan seperjalanan MDFK==
Hari ini gw dan temen-temen paid our last respect to him. kami turut mengantar kepergiannya ke tempat persemayaman terakhir di Tanah Kusir.
Selamat jalan sahabat. Terimakasih telah menjadi bagian dari hidup ku.
in loving memory, Muhammad Danu Fathahillah, 3-10-1978 - 18-03-2006
March 22nd, 2006 at 1:15 pm
turut berduka ya…
April 1st, 2006 at 10:33 pm
mmm …
pnasaran ma britanya, jadi baca complete story di milis moge.
jadi speechless …
But, yang pasti ikut berduka cita.