Koleksi Komik
Gw kenal komik superhero itu sejak masa pra-TK. Dulu sempat terbit di Indonesia tuh, versi Indonesia dari Action Comics dll. Gw punya dua edisi, kebetulan yang the Teen Titans dan Justice League of America ngebantu Superman ngelawan Brainiac. Selain itu banyak juga terbitan ttg Superman.
Lalu pada masa SMP, gw kenal dengan the Amazing Spiderman. ini komik berbahasa Inggris pertama yang gw punya. ceritanya Spiderman ngelawan the Vulture, dimana pacarnya Bibi May meninggal (Sinister Six Storyline). Tapi setelah itu gw berganti haluan. itu satu-satunya the Amazing Spiderman yang gw punya. Beralih ke x-family.
the Uncanny X-Men #282 adalah perkenalan gw dengan X-Men di dunia komik. Gw kenal pertama dari pilot episode yang sempat ditayangkan TVRI setelah berakhirnya seri Robocop. (Gw inget, di jadwal acara di koran tertera : Robocop: X-Men, masa-masa SD tuh). Edisi yang cukup penting tuh #282. the "Death" of Jean Grey, dan first appearance of "Bishop and the X-Se".
Sejak saat itu tiap bulan gw keliling ke toko buku Rubino, Rutenya dari rumah gw ke Plasa Melawai Blok M, terus ke Ratu Plasa, dan dilanjutkan ke Plasa Indonesia. dalam sebulan itu gw beli empat judul: X-Men, the Uncanny X-Men, X-Factor, dan X-Force. harga masing-masing sekitar 12.500 pada saat itu.
Kegiatan rutin itu berlangsung sekira 2 tahun (kalo mengingat koleksi X-Factor gw, dari #75 sampe #100 an)
Selain itu gw juga mendapatkan komik-komik dari beli lepasan (setelah komik reguler menjadi semakin mahal harganya), dari Titot (Hai Tot!) yang sedang mengosongkan koleksi komiknya, toko buku Maruzen yang nge-sale komik-komiknya,Newsstand, dan toko komik yang di PIM (gw lupa namanya).
Beberapa yang gw anggap berharga:
Seluruh X-books gw
Wolverine #100 (hologram cover)
Turok #1
Witchblade #1
Ghost Rider #25 (matinya Danny)
Deathmate Storyline, terutama Black (1st appearance dari Gen 13)
Geomancer #1
Trencher #1-4 (sumpah lucu banget nih komik)
beberapa Graphic Novels.
Selain komik-komiknya, gw juga ngumpulin trading-cards, posters, dan beberapa action figures. Rada susah juga sih di Indonesia sini, trading cards gak membudaya… karena harganya :(. Kan sebenarnya mirip sama "Gambaran"… hehehhe
Nyari Komiknya pun udah susah yang terbitan AS (printed in canada seh…). Komik-komik yang sekarang banyak dijual sudah bukan dari Amerika lagi, tapi sudah terbitan India. Komik-komik terjemahan dari PT Misurind sudah tamat riwayatnya, juga komik-komik terjemahan dari dalam negeri.
Kadang-kadang kalo gw maen ke Kinokuniya, masih pengen rasanya beli komik lagi, dan mengoleksinya, tapi dengan bandrol diatas IDR 30.000, wuu… kok jadi banyak pertimbangannya yah?
Kapan gw bisa langganan komik lagi dengan cukup murah yah?