review: nexian (esia)
Sunday, March 26th, 2006Dulu gw pernah bilang kalo gw mesen handset nexian ini ke esia. akhirnya gw dapet juga ni ponsel.
harga sesuai distributor, Rp. 300.000,-. paket penjualannya adalah talktime (esia alergi dengan istilah pulsa) senilai Rp. 20.000,-, nomor esia prabayar, charger, handset, utility strap, buku/lembaran panduan.
Gw dapet yang warna hitam. tampaknya sih ada warna lain seperti silver dan merah (seperti punya Rini, hai Rin!)
Oke, kesan pertama ketika ngeliat handsetnya… jujur… "emm, 280 ribu… sesuai lah." Lalu pas dipegang… cukup ringan, tapi build quality nya butuh pengembangan. kesan plastik murahan benar-benar tampak dan terasa.
ponsel ini punya dua display, yang eksternal dalam kondisi stand-by berpura-pura menjadi jam analog. display-nya monochrome.
layout tombolnya mayan… mayan nyebelin maksudnya. bukan number pad nya, tapi di tombol-tombol navigasinya. User interface nya juga sama-sama nyebelin. Butuh waktu lama untuk bisa terbiasa menggunakan ponsel ini (apalagi kalo sebelumnya make Nokia).
Yang paling ajaib, adalah mengirim sms sangat-sangat ribet. Karena pertama kali mau nulis, pasti aksara Korea yang muncul. Hehehhehe. Luar biasa lah. But then again, siapa sih yang make esia buat sms-an? hmm?
dipake ngomong, reception qualitynya juga bagus… gak begitu nyiksa. oh ya… form factornya clamshell lho ya…dengan antena external yang bisa dipanjangkan (teleskopis). Suaranya juga lebih empuk, ketimbang Nokia 2116.
Well, bagi yang berminat untuk nyoba CDMA esia, paket ini murah jaya. apalagi kalo ambil paket bundled ato family (lengkapnya tanya salespersonnya lah). tapi kalau mau dipake buat yang lain-lain… mending nunggu nabung dikit. kebeli deh yang lain yang lebih mumpuni dan scalable ;).